Penyakit Lambung, gangguan Saluran pencernaan - Asrizal Wahdan Wilsa Sharing Media Penyakit Lambung, gangguan Saluran pencernaan

Post Top Ad

Penyakit Lambung, gangguan Saluran pencernaan

Share This
Lambung adalah bagian saluran pencernaan yang dapat me­kar paling banyak, yang terletak di daerah epigastrik dan sebagian di sebelah kiri daerah hipokhondriak dan umbilikal. Lambung terdiri dari bagian atas yang disebut fundus, batang utama, dan bagian bawah yang horizontal, yaitu an­trum pilorik. Pada saat makanan masuk ke lambung, lam­bung membentuk lingkaran-lingkaran konsentris pada korpus dan fundus gastrikus. Makanan yang paling baru terletak paling dekat dengan lubang esofagus dan makanan yang pa­ling lama terletak dekat dengan dinding lambung.Kelenjar dalam lapisan mukosa lambung mengeluarkan cairan pencerna penting, yaitu getah lambung. Getah ini berupa cairan asam bening tak berwarna, yang mengandung 0,4% asam kiorida (HCI), yang mengasamkan semua ma­kanan dan bekerja sebagai zat antiseptik dan desinfektan, menghasilkan organisme, dan memberi protein. Dalam ge­tah lambung ini terdapat beberapa enzim pencerna.

Fungsi lambung ada tiga, yaitu:
(1) menyimpan makanan hingga dapat ditampung dalam jumlah besar pada bagian bawah salunan pencernaan;

(2) mencampur makanan dengan getah lambung hingga membentuk campuran setengah padat yang dinamakan kimus;

(3) mengeluarkan makanan perlahan-lahan dari lambung masuk ke usus halus dengan kecepatan yang sesuai un­tuk pencernaan dan absorpsi usus halus.

Penyakit radang lambung, atau sering disebut penyakit maag, sering diakibatkan waktu makan yang tidak teratur dan jenis serta mutu makanan yang kurang baik. Radang pada dinding lambung berupa iritasi atau infeksi membuat dinding lambung menjadi merah, bengkak, berdarah, dan terparut. Penyebab iritasi pada lambung ini antara lain: alkohol, obat-obatan seperti aspirin dalam dosis tinggi, ka­fein, kortikosteroid, antimetabolit, butazolidin, dan indosin.

Radang dinding lambung yang kronis kemungkinan di­sebabkan oleh kembalinya empedu dan asam lain ke dalam lambung, bakteri, penyakit ginjal, infeksi, anemia, diabetes, dan beberapa hal lain yang mengiritasi. Gejala-gejala yang ditunjukkan bila seseorang menderita penyakit radang lam­bung adalah: lambung terasa tidak enak, muntah, muntah darah, mual-mual, kram perut, indigesti, nafsu makan me­nurun, dan lain-lain. Yang perlu dilakukan untuk mengatasi penyakit ini adalah—selain berkonsultasi—memperhatikan makanan dan berolahraga yang sesuai. Hindari makanan yang pedas-pedas dan bahan-bahan makanan yang mengan­dung aspirin. Makanlah makanan yang lunak, dengan jum­lah yang sedikit tetapi berulang-ulang.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Pages